Sebagai seseorang yang pernah malang melintang di dunia tulis menulis, khususnya karya tulis ilmiah seperti skripsi, penelitian tindakan kelas, thesis maupun laporan-laporan penelitian lainnya. Penulis memiliki beberapa trik yang pernah penulis lakukan sendiri karena adanya halangan dan gangguan yang biasa penulis alami. Namun beberapa tips dan trik ini mungkin masih agak terasa sulit juga bagi anda yang mungkin masih kebingungan dengan apa dan bagaimana caranya menulis agar asyik dan mengasyikkan sekali. Apalagi bila dosen atau pembimbing anda masih bingung dan belum ngerti juga tentang apa maksud yang ingin anda tulis tersebut. Menulis karya tulis ilmiah memang membutuhkan kemampuan menyusun kalimat verbal, karena bahasa yang digunakan haruslah bahasa resmi yaitu Bahasa Indonesia EYD (Edisi Yang Disesuaikan) dan bukan seperti menulis karangan-karangan non ilmiah lainnya. Bahasa yang digunakan pun mungkin agak rumit apabila anda sendiri jarang menggunakannya dan hanya mempelajari lewat buku. Jadi memang terasa rumit. Namun karena peraturan yang sudah berlaku seperti itu, maka mau tidak mau anda pun harus bisa menyesuaikan diri anda dengan keadaan tersebut. Lalu bagaimana caranya agar anda dapat menyelesaikan pekerjaan anda tersebut, karena sebagai mahasiswa atau guru anda memang dituntut untuk mampu menulis dan menyusun laporan penelitian untuk studi akhir anda atau untuk kenaikan pangkat bagi guru-guru dan dosen. Berikut beberapa trik yang bisa anda gunakan : Tentukan terlebih dahulu judul yang akan ditulis Ini adalah trik biasa yang sudah biasa dilakukan dikalangan mahasiswa maupun guru dan dosen dalam menyelesaikan tugas penulisan. Dengan menentukan judul penulisan terlebih dahulu akan memudahkan anda dalam menentukan isi tulisan. Judul penulisan di dasarkan pada permasalahan yang sedang terjadi di kelas atau di daerah dimana anda tinggal atau beraktivitas. Permasalahan tersebut berdasarkan pada permasalahan yang dianggap betul-betul harus diteliti dan menjadi permasalahan yang membutuhkan solusi penyelesaian. Hal ini membutuhkan empati, perhatian dan kepedulian dari penulis akan permasalahan yang terjadi di tempat dia berkativitas sehingga apa yang dia tulis dapat berguna juga untuk mengatasi permasalahan yang terjadi.

Karya Tulis Ilmiah (KTI) adalah sebuah karya tulis atau laporan yang diterbitkan berdasarkan hasil penelitian/pemikiran yang dilakukan oleh seseorang atau tim yang telah memenuhi kaidah dan etika keilmuan serta disusun dengan aturan ketat agar dapat memenuhi kaidah keilmuan sehingga dapat berguna bagi masyarakat luas. Penyusunan karya ilmiah harus sistematik, benar, utuh, bertanggung jawab, serta berdasarkan kaidah bahasa yang benar
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah ajang bergengsi bagi mahasiswa. Program pendanaan penelitian yang diselenggarakan oleh DIKTI ini cukup royal, baik dari segi dana yang disediakan maupun pengalaman riset yang dijanjikan. Sayang banget kalau kamu yang tertarik melanjutkan karier di bidang akademik sampai melewatkannya. Ikut saja, siapa tahu bisa lolos pkm atau bahkan menang di tingkat nasional alias PIMNAS, ‘kan? Tapi persaingan ketat antar mahasiswa di seluruh Indonesia juga menuntutmu harus pandai memilih tema yang menarik agar bisa didanai dan masuk seleksi awal. Nah, agar proposal yang akan kamu ajukan bisa menarik para reviewer PKM, berikut trik lolos pkm yang bisa kamu lakoni. Semoga bisa membantumu lolos seleksi dan terbebas selamanya dari paceklik prestasi ya. Trik lolos PKM adalah sebagai berikut:
1. Punya ide.
2. Bisa direalisasi/tidak.
3. Perbanyak membaca dalam rangka mencari sumber/data.
4. Perhatikan format dalam menulis/ikuti panduan/rapi/kalau mau keluar dari format jangan diimprovisasi banyak-banyak.
5. Terus-menerus berlatih dan belajar menulis dari membaca/melihat artikel ilmiah hasil riset, surat kabar, dan video.
6. Mencari tim yang sesuai dan enak diajak kerjasama.
Kunci untuk lolos pendanaan sudah di tangan nih selanjutnya tinggal pelaksanaan yang mantap agar karya kita bisa sampai ke PIMNAS. Berikut adalah tips-tipsnya:
1. Awali dengan berdoa
2. Motivasi diri anda dan tim
3. Buat script atau narasi
4. Latihan berulang-ulang kali
5. Buat jargon pembuka yang berkesan
6. Presentasi fokus namun tetap santai
7. Tampil elegan